Berita Terkini

Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Tetap Terjaga

Jakarta-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terus meningkat. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Berdasarkan data Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, jumlah penerima KIP Kuliah terus bertambah sejak tahun 2020. Peningkatan tersebut terjadi pada mahasiswa baru maupun mahasiswa yang sedang menempuh studi.

Pada tahun 2020, anggaran KIP Kuliah tercatat sebesar Rp6,5 triliun. Anggaran tersebut meningkat menjadi Rp14,9 triliun pada tahun 2025 dengan sasaran 1.044.921 mahasiswa.

Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi anggaran kembali meningkat. Total anggaran KIP Kuliah mencapai Rp15.323.650.458.000 dengan sasaran 1.047.221 mahasiswa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa pemerintah terus mengawal keberlanjutan program KIP Kuliah. Pemerintah memastikan agar anggaran program ini tidak berkurang.

Menurut Menteri Brian, KIP Kuliah merupakan instrumen strategis pemerataan pendidikan tinggi. Program ini menjadi jembatan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Selain itu, Kemdiktisaintek menegaskan bahwa bantuan biaya hidup KIP Kuliah merupakan hak penuh mahasiswa. Perguruan tinggi maupun pihak lain dilarang melakukan pungutan kepada penerima KIP Kuliah.

Informasi selengkapnya dapat dibaca dengan mengunduh dokumen pada tautan di bawah

You may also like...